Sepuluh Hari Terakhir

Wahai saudaraku yang sedang berpuasa, setiap amalan bergantung pada kesudahannya, yang saya maksud adalah menambah amalan pada sepuluh hari yang akhir dari Bulan Ramadhan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersungguh-sungguh pada sepuluh hari yang akhir tidak seperti pada malam-malam sebelumnya (H.R Muslim). Beliau membangunkan keluarganya dan bersungguh-sungguh. Maka bersungguh-sungguhlah anda wahai saudaraku, semoga Allah memberkahi anda untuk menambah amalan. Janganlah termasuk orang-orang yang bersungguh-sungguh di awal Bulan Ramadhan lalu sedikit demi sedikit menurun sampai ketika datang akhir bulan yang mana kebaikan dan pahala dilipat gandakan, rasa malas mulai muncul untuk membaca Al-Qur’an dan shalat tarawih serta shalat malam.

Wahai saudaraku yang sedang berpuasa, teladanilah pada orang yang Allah utus untuk mengambil sikap teladan darinya. Allah berfirman (artinya):

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah”. (Q.S Al-Ahzaab 21)

Sebagai penutup, marilah kita memohon pada Allah ‘Azza Wa Jalla agar menerima puasa dan shalat malam kita dan agar Dia berkenan mengampuni dosa-dosa serta menghilangkan kegundahan kita. Sesungguhnya Allah adalah Yang Maha Pelindung lagi Maha Berkuasa.

Semoga shalawat dan salam tetap tercurah atas nabi kita Muhammad, keluarga beserta shahabat beliau.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s